Breaking News

Lembaga MT-AB Indonesia Sorot Proyek Balai PPW Sumbar, Keluhan Kasatker Isyarat Bagi Penegak Hukum



Padang(SUMBAR).internewss - Keluhan Zuherman Kasatker (Kepala Satuan Kerja) PPPW (Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah) BPPW (Balai Prasarana Permukiman Wilayah) Sumbar, di pandang serius oleh Lembaga MT-AB (Masyarakat Transparansi Anak Bangsa) Indonesia. Lembaga MT-AB Indonesia melihat keluhan tersebut sebuah isyarat untuk disikapi oleh pihak penegak. Apalagi keluhan tersebut berhubungan dengan persoalan proyek yang ada di jajaran PPK nya, kata Sutarman SE, Ketua DPP Bidang Investigasi Lembaga MT-AB Indonesia.


Dikatakan Sutarman, apa persoalan sebenarnya dibalik keluhan yang dikemukakan oleh Zuherman Kasatker PPPW terhadap kinerja PPK nya, perlu digali lebih lanjut. Dan keluhan ini mengemuka ke publik di saat ada sorotan masyarakat terhadap keterlambatan pekerjaan proyek Penataan Kawasan Taman Kota Cindua Mato di Kabupaten Tanah Datar dengan menelan biaya negara miliaran rupiah lebih.

Sutarman, SE, Ketua Lembaga MT-AB Indonesia, ketika berkunjung ke ruang kerja Herwatan Kasi Intel Kajati Sumbar.


Menurutnya, keterlambatan pelaksanaan pekerjaan merupakan aib bagi instansi pemerintah, terutama bagi penanggung jawab anggaran. "Jadi wajar kalau kasatker begitu kawatir terhadap proyek dibawah koordinirnya, dimana PPK sudah sulit untuk diarahkannya"kata Sutarman.


Tentu hal ini jadi pertanyaan besar kita, karena diketahui BPPW Sumbar salah satu kantor dibawah kementerian PUPR RI didaerah, yang termasuk besar mengelola anggaran fisik. "Bisa jadi ini satu diantara persoalan proyek yang ada dilingkungan BPPW Sumbar"sebutnya.


Untuk mengungkap fakta sebenarnya Lembaga MT-AB Indonesia akan mengumpulkan data terkait proyek fisik dilingkungan BPPW Sumbar tahun anggaran 2021 ini. Terutama menyoal pekerjaan proyek Penataan Kawasan Taman Kota Cindua Mato, yang sudah terlambat dari jadwal kontraknya.


"Ada apa dibalik terlambat pelaksanaan pekerjaan oleh pihak kontraktor. Sejauh mana fisik yang dikerjakan sesuai dengan mutu dan spesifikasi teknis yang dianjurkan, ini yang kita gali nanti faktanya dilapangan"katanya menegaskan.

Potret lapangan dilokasi pekerjaan proyek penataan kawasan taman kota Cindua Mato di kabupaten tanah datar, (foto diambil Senin 8 November 2021)


MT-AB juga menerima informasi bahwa ada intimidasi bernada ancaman kepada wartawan yang memberitakan proyek dilingkungan Balai PPW Sumbar. Untuk itu dihimbau kepada wartawan yang pernah menerima ancaman atas pembuatan berita proyek dilingkungan BPPW Sumbar, supaya melaporkan nya kepada pihak Kepolisian.


"Kita hidup di negara hukum, untuk itu sampaikan persoalan ancaman terhadap profesi wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistiknya oleh oknum preman yang diduga bayaran di balik peliputan berita proyek dilingkungan Balai PPW Sumbar. Dan biar hukum yang mengungkap dalang dibalik oknum preman tersebut, kita siap memberikan advokasi kepada wartawan  yang diancam saat melaksanakan tugas jurnalistik nya" tegas aktivis Anti Korupsi ini.


Seperti pada berita sebelumnya dibawah judul "Pekerjaan Penataan Kawasan Taman Kota Cindua Mato Terlambat, Kasatker PPPW Keluhkan Kinerja PPK". Zuherman mengatakan perihal keluhan nya terhadap kinerja PPK sudah pernah diutarakan kepada Kepala Balai PPW Sumbar, tetapi juga seperti itu didepan di iya kan di belakang tidak dilaksanakan. 


Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kusworo Darpito, Kepala Balai PPW Sumbar, Rabu sore (17/11/21) pukul 16:41 melalui pesan watshap nya, sebagai berikut :

"Assalamu'alaikum...Slmt sore pak Kusworo....mohon maaf mengganggu sebentar....mohon izin minta klarifikasi menyoal keluhan yang diutarakan Kasatker pak zuherman tentang PPK yang sulit di arahkan mengenai kewajiban dan tanggungjawabnya, apakah benar hal ini sudah pernah diutarakan kepada pak Kusworo Kepala BPPW Sumbar, ?.. "


Tetapi aneh nya, tidak seperti konfirmasi sebelumnya, dimana setiap informasi yang dikonfirmasikan kepada Kusworo Darpito selalu direspon dengan jawaban - jawaban yang bijak. Namun herannya konfirmasi yang dilakukan kali ini tidak dijawab walaupun telah dilihat. Hingga saat ini sampai berita naik tayang, konfirmasi yang disampaikan belum mendapat jawaban ?.   

(DM)

Tidak ada komentar

Selamat datang di Website Kami, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda puas!!