Panggilan jiwa dan Rasa Kemanusiaan Kadinkes Padang Pariaman DR.dr Engga bergerak cepat selamatkan Pasien
PADANG PARIAMAN | Semangat kemanusiaan dan panggilan jiwa menjadi landasan utama bagi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Dr. dr. Engga, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan. Dalam setiap langkah kebijakan dan tindakan, ia menegaskan bahwa kepentingan masyarakat adalah prioritas utama yang harus diutamakan.
Menurut Dr. dr. Engga, pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas rutinitas administratif, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan. Ia menyampaikan pentingnya pendekatan “jemput bola”, yakni menghadirkan layanan secara aktif kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan membutuhkan penanganan cepat.
Hal tersebut dibuktikan melalui penanganan seorang pasien bernama Fathan di wilayah kerja Puskesmas Kayu Tanam. Kondisi pasien saat itu dilaporkan sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis segera, terutama suplai oksigen yang menjadi kebutuhan mendesak. Sementara itu, jarak pengambilan oksigen dari lokasi pasien tergolong cukup jauh, sehingga berpotensi memperburuk kondisi jika tidak ditangani dengan cepat.
Menyikapi situasi tersebut, Dr. dr. Engga langsung mengambil langkah sigap dengan memfasilitasi kebutuhan medis pasien sesuai prosedur yang berlaku. Ia memastikan bahwa pasien mendapatkan suplai oksigen secara cepat dan tepat, sebagai bagian dari upaya penyelamatan yang tidak bisa ditunda.
Tidak hanya itu, untuk menjamin keberlanjutan penanganan, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman juga membentuk sistem pengawasan terpadu berbasis kolaborasi antar fasilitas kesehatan. Tiga puskesmas, yakni Puskesmas Kayu Tanam, Puskesmas Anduring, dan Puskesmas Sicincin, dikoordinasikan untuk melakukan kontrol dan pemantauan kondisi pasien secara bergantian (sistem shift). Langkah ini dinilai efektif dalam memastikan pasien tetap dalam pengawasan medis yang optimal setiap waktu.
Selain penanganan di tingkat puskesmas, Dr. dr. Engga juga memfasilitasi kebutuhan transportasi rujukan bagi pasien ke RSUP Dr. M. Djamil Padang, guna mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan spesialis.
“Langkah-langkah ini kami ambil sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa kemanusiaan kita bersama. Kondisi pasien seperti ini adalah tanggung jawab kita semua untuk segera ditangani,” ungkap Dr. dr. Engga.
Ia juga menegaskan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dalam situasi apa pun, respons cepat dan tepat menjadi prinsip utama dalam menghadapi berbagai permasalahan kesehatan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Dr. dr. Engga mengajak seluruh elemen, baik tenaga kesehatan maupun masyarakat, untuk bersama-sama membangun kesadaran akan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi merupakan kunci dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang kuat, responsif, dan humanis.
Dengan komitmen yang kuat serta langkah nyata di lapangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan, sesuai dengan semangat “panggilan jiwa” dalam melayani masyarakat.*

Tidak ada komentar