Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto :Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di wilayah Kinali
internewss.com Pasaman Barat- Antrean kendaraan di SPBU Base Camp, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, menjadi perhatian jajaran Polsek Kinali. Di bawah arahan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., personel Polsek Kinali melaksanakan patroli, monitoring dan pengamanan aktivitas pengisian BBM
Kegiatan tersebut dipimpin di lapangan melalui Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi dengan sasaran utama memastikan aktivitas pengisian BBM berjalan tertib, aman serta tidak mengganggu pengguna jalan lain di kawasan SPBU Base Camp.
Pengawasan tidak berhenti pada pengaturan antrean. Personel juga mencermati kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi untuk memperoleh BBM dalam jumlah besar, karena pola tersebut dapat menjadi persoalan serius apabila digunakan untuk penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi menegaskan, setiap kendaraan yang ditemukan memiliki indikasi pelanggaran akan diperiksa berdasarkan fakta di lapangan. Apabila terbukti melanggar ketentuan, tindakan dilakukan sesuai hukum dan kewenangan kepolisian.
Langkah tersebut menjadi penting karena BBM bersubsidi merupakan komoditas yang pendistribusiannya diatur negara. Perpres Nomor 191 Tahun 2014 mengatur penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran BBM dan telah mengalami beberapa perubahan, termasuk Perpres Nomor 117 Tahun 2021.
Dalam aspek pidana, UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah, antara lain melalui UU Nomor 6 Tahun 2023, memuat ketentuan mengenai penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah. Pasal 55 UU Migas mengancam pelanggaran tersebut dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.
Namun, keberadaan kendaraan dengan tangki modifikasi tidak otomatis berarti telah terjadi tindak pidana. Pemeriksaan, pembuktian, asal BBM, tujuan penggunaannya, kapasitas tangki, serta rangkaian perbuatannya tetap menjadi bagian penting yang harus ditelusuri aparat untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui AKP Feri Yuzaldi juga menyampaikan pentingnya pendekatan persuasif dalam menghadapi masyarakat. Personel mengimbau pengendara tidak saling mendahului, mengikuti jalur antrean dan tidak menjadikan badan jalan sebagai lokasi menunggu pengisian BBM.
Antrean panjang memang menjadi persoalan tersendiri karena kendaraan yang berhenti terlalu jauh hingga memasuki badan jalan dapat mempersempit ruang lalu lintas. Karena itu, personel Polsek Kinali melakukan pengaturan agar antrean tetap terkendali tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat yang sedang mengisi BBM.
Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan komunikasi langsung. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa ketertiban antrean bukan sekadar aturan kepolisian, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap pengguna jalan lain yang memiliki kepentingan berbeda di kawasan tersebut.
Situasi antrean yang sempat memanjang akhirnya dapat dikendalikan. Personel tetap berada di lokasi untuk mengatur pergerakan kendaraan sekaligus memantau potensi gangguan keamanan maupun kemacetan di sekitar SPBU Base Camp Kinali.
Bagi Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, pengawasan seperti ini memiliki dua sisi yang tidak dapat dipisahkan: memastikan masyarakat memperoleh pelayanan secara aman dan tertib sekaligus mencegah celah penyalahgunaan BBM bersubsidi. Polsek Kinali menjadi ujung pelayanan langsung yang bersentuhan dengan aktivitas masyarakat di lapangan.
Patroli, monitoring dan pengamanan SPBU Base Camp Kinali dengan demikian bukan hanya kegiatan rutin mengurai antrean. Di dalamnya terdapat fungsi pelayanan, pencegahan, pengawasan distribusi BBM serta penegakan hukum apabila pemeriksaan menemukan bukti adanya pelanggaran.
Kepolisian mengajak masyarakat ikut menjaga distribusi BBM tetap sehat dengan mematuhi ketentuan, menggunakan BBM sesuai peruntukan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan kepada aparat yang berwenang.
Kegiatan tersebut ditutup dengan kondisi kawasan SPBU yang tetap aman dan terkendali. Pesan yang dibawa jajaran Polsek Kinali sederhana tetapi penting: BBM bersubsidi harus tepat sasaran, antrean harus tertib, lalu lintas harus tetap lancar, dan setiap dugaan pelanggaran harus ditangani berdasarkan fakta serta hukum yang berlaku.Tim Rmo

Tidak ada komentar